Palang Merah Indonesia (PMI Bandung) mengambil langkah fundamental dan mutakhir untuk Tingkatkan Kualitas Darah yang disalurkan ke rumah sakit. PMI Bandung Terapkan Sistem Penyaringan Virus Tiga Lapis yang merupakan salah satu standar tertinggi di dunia dalam pengamanan produk darah. Kebijakan ini adalah respons proaktif terhadap ancaman penyakit emerging dan re-emerging, memastikan bahwa darah yang didonorkan benar-benar steril dan aman bagi penerima.
PMI Bandung Terapkan Sistem Penyaringan Virus Tiga Lapis ini dimulai dari tahap skrining donor yang sangat ketat, mencakup riwayat kesehatan dan gaya hidup. Tahap kedua adalah pengujian serologis standar untuk mendeteksi virus utama seperti HIV, Hepatitis B dan C, serta Sifilis. Tahap ketiga, yang menjadi unggulan PMI Bandung, adalah penggunaan teknologi Nucleic Acid Test (NAT) untuk mendeteksi materi genetik virus dalam jumlah yang sangat kecil.
Tujuan utama PMI Bandung Terapkan Sistem Penyaringan Virus Tiga Lapis adalah untuk Tingkatkan Kualitas Darah dan meminimalkan window period (masa jendela) infeksi, di mana virus sudah ada dalam darah tetapi belum terdeteksi oleh metode serologis biasa. Dengan NAT, PMI Bandung dapat mendeteksi virus lebih cepat, secara drastis mengurangi Risiko Transfusi Darah yang terinfeksi. Sistem Penyaringan ini membutuhkan investasi teknologi yang besar, namun dianggap vital.
PMI Bandung Terapkan Sistem Penyaringan Virus Tiga Lapis ini sebagai standar baru untuk Unit Donor Darah (UDD) di Indonesia. PMI Bandung bertekad Tingkatkan Kualitas Darah hingga mencapai level yang setara dengan negara maju. Penyaringan Virus Tiga Lapis ini memberikan rasa aman dan kepercayaan yang lebih besar bagi pasien dan dokter yang menggunakan produk darah dari PMI Bandung.
Tingkatkan Kualitas Darah melalui Penyaringan Virus Tiga Lapis adalah bukti PMI Bandung tidak berkompromi dengan keselamatan pasien. Terapkan Sistem ini adalah langkah preventive yang mahal namun esensial. PMI Bandung kini menjadi rujukan Nasional dalam pengelolaan darah yang aman, menegaskan bahwa darah yang didonorkan di Bandung adalah salah satu yang teraman di Indonesia.
