Penanganan para korban tenggelam yang menderita gangguan pernapasan akut akibat terhirup air laut membutuhkan pasokan oksigen medis dalam jumlah besar. Keterbatasan tabung oksigen di lokasi fasilitas kesehatan pesisir sempat menjadi kendala dalam proses stabilisasi pasien kritis di posko evakuasi. Merespons kondisi kritis tersebut, Palang Merah Indonesia kota Bandung memobilisasi puluhan unit tabung O2 portable beserta regulatornya ke lokasi Bencana. Keterlibatan PMI Bandung pasok tabung oksigen bertekanan tinggi ini menjadi penyelamat nyata bagi para penyintas yang mengalami sesak napas berat. Dukungan logistik medis dari PMI Bandung ini diserahkan langsung kepada tim dokter di posko utama dermaga.
Oksigen portable yang dikirimkan memiliki keunggulan berupa bentuk tabung yang ringkas dan mudah dibawa ke dalam perahu karet evakuasi. Hal ini memungkinkan pemberian bantuan pernapasan langsung dilakukan di atas air saat korban pertama kali diangkat dari lautan. Pengurus PMI Bandung juga menyertakan ratusan selang kanul hidung dan masker oksigen steril dalam paket pengiriman bantuan medis tersebut. Kehadiran instrumen pertolongan pernapasan ini sangat efektif mencegah hipotermia jaringan dan kerusakan otak pada korban tenggelam.
Tim relawan medis dari Bandung dilatih secara khusus untuk mengoperasikan pengisian ulang tabung oksigen secara cepat menggunakan mesin kompresor portable di lapangan. Pasokan udara medis yang tidak pernah putus menjamin proses resusitasi pasien kritikal di tenda perawatan gawat darurat dapat berjalan optimal. Dokter spesialis paru di lokasi penanganan menyambut baik bantuan pasokan oksigen yang dikirimkan karena sangat vital dalam masa kritis penanganan awal. Kerjasama logistik medis ini berhasil menyelamatkan banyak nyawa penyintas dari ancaman kegagalan napas.
Selain bantuan tabung pernapasan, PMI Kota Bandung juga menyalurkan bantuan cairan infus steril dan set suntik medis untuk mendukung tindakan medis darurat. Seluruh bantuan peralatan medis dikemas dalam kotak pelindung tahan benturan guna memastikan kondisi alat tetap steril dan aman sampai di tujuan. Pengiriman logistik kesehatan dikawal ketat oleh armada penjelajah cepat Palang Merah guna memangkas durasi perjalanan lintas wilayah. Efisiensi waktu pengiriman menjadi kunci utama keselamatan para korban berisiko tinggi.
Partisipasi aktif warga Kota Bandung dalam menyumbangkan dana kemanusiaan melalui Palang Merah Indonesia memungkinkan pembelian alat-alat medis vital ini dalam tempo singkat. Akuntabilitas pengadaan dan penyaluran barang medis dilaporkan secara berkala kepada publik sebagai wujud transparansi pengelolaan dana donasi masyarakat. Kepedulian warga Bandung menghadirkan rasa hangat persaudaraan bagi warga terdampak musibah di pesisir. Semangat gotong royong ini terus dipelihara dalam setiap aksi kemanusiaan PMI.
Ketersediaan sarana bantuan pernapasan yang memadai di lokasi evakuasi terbukti menjadi pilar utama dalam menekan tingkat fatalitas korban musibah kecelakaan laut. Palang Merah Indonesia Bandung menunjukkan dedikasi dan kecepatan aksi yang luar biasa dalam menopang kebutuhan medis darurat di lapangan. Diharapkan seluruh pasokan alat kesehatan ini dapat membantu proses pemulihan fisik para korban hingga kembali pulih seperti sediakala.
